January 24

4 Kunci Agar Program Kerja HRD Sejalan Dengan Budaya Perusahaan

0  comments

HRD tentu sudah memiliki rancangan tentang program apa saja yang akan diimplementasikan di perusahaan. Tapi yakinkah Anda bahwa program kerja HRD tersebut sudah selaras dengan culture perusahaan? Mari kita simak 4 kunci untuk memastikannya.

Tidak terasa kita sudah memasuki awal tahun 2022. “Tahun baru, semangat baru” slogan yang sering kita dengar dari beberapa orang. Jelang recovery pasca pandemic banyak perusahaan yang sudah mulai menyingsingkan lengan kembali, mencoba bangkit dari sulitnya situasi perusahaan di 2 tahun sebelumnya.

Para pimpinan perusahaan sudah memulai dengan membuat berbagai strategi dan rencana tahunan. Berbagai raker digelar untuk menyampaikan visi misi perusahaan, harapan dan langkah aksi untuk mendukung berbagai strategi tersebut.

Lalu bagaimana dengan rekan HC, sudahkah mempersiapkan program yang mendukung berbagai strategi yang telah ditetapkan pucuk pimpinan?

Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai langkah-langkah merencanakan program HR yang sesuai dengan visi, misi dan value perusahaan, mari kita evaluasi berbagai kasus di situasi di bawah ini :

  1. Jumlah karyawan yang berpartisipasi dalam kegiatan HR tidak pernah mencapai 50%. Banyak karyawan yang beralasan kegiatan yang dilakukan secara mendadak
  2. Kegiatan atau program yang diusulkan HR seringkali tidak mendapat persetujuan dari departemen lain atau mungkin Board of Director. Selain waktu, anggaran dan efektifitas kerja menjadi alasan tidak dapat berjalannya program.
  3. Berbagai program-program terbaik sudah dilaksanakan, akan tetapi tidak membawa hasil seperti yang direncanakan sebelumnya.

Manakah diantara kasus-kasus tersebut yang sering teman-teman alami ?

Mengapa hal tersebut terjadi? Mari kita simak beberapa alasan yang menjadi alasan mengapa hal ini terjadi, diantaranya :

  1. HR kurang memahami / kurang mendapat informasi mengenai arah kebijakan perusahaan sehingga HR tidak tahu hal-hal yang perlu dipersiapkan terkait hal-hal baru tersebut.
  2. Tidak adanya data statistic yang mendukung proses perancangan program tahunan HR
  3. Visi, misi dan value perusahaan yang tidak didefinisikan secara berkala dan terukur. Untuk memahami lebih dalam mengenai pentingnya visi, misi dan value perusahaan, anda dapat membaca kembali artikel berikut ini: Wajib Ada! Pentingnya Visi, Misi, dan Value Perusahaan 

Ketika kita membahas visi, misi, values dari sebuah perusahaan kita sebenarnya sedang mencoba menggali intisari dari budaya perusahaan (culture). Ibaratkan sebuah kapal laut, budaya atau culture adalah kompas.

Bayangkan jika budaya ini tidak terdefinisikan dan diterjemahkan dengan baik ke dalam program-program perusahaan terlebih program-program yang terkait SDM.

Untuk itulah sangat penting bahwa budaya perusahaan : visi, misi, values, diterjemahkan secara top-down kepada seluruh lini organisasi. 

Lalu bagaimana dengan program terkait SDM yang dipersiapkan rekan-rekan HC Professional? Ada beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk dapat membuat program yang sesuai dengan visi misi values perusahaan :

  1. Ketahui dan pahamilah visi misi dan value perusahaan sebelum anda membuat rancangan program. Dengan memahami visi, misi dan value perusahaan, anda akan dengan mudah menarik benang merah dari culture perusahaan tersebut dan “menjual ide” anda kepada departemen terkait atau mungkin Board of Director agar mendapatkan persetujuan. Selain itu, kesesuaian antara program dengan culture perusahaan tentunya akan membawa ciri khas dalam setiap program yang dijalankan. Sebagai contoh : sebuah perusahaan menyatakan bahwa salah satu nilainya adalah menjadi sustainability – maka sudah seharusnya HR Perusahaan tersebut membuat program yang melibatkan karyawan dalam program sustainability tersebut, misalnya kegiatan daur ulang kertas, kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah plastic dan lain-lain. Cek juga cara membuat visi, misi, dan value yang sesuai dengan perusahaan Anda melalui VIDEO PEMBELAJARAN VISI, MISI, DAN VALUE PERUSAHAAN.
  2. Buatlah tabel untuk membantu anda menentukan program yang cocok untuk visi misi dan values tersebut. Tabel tersebut untuk membantu menentukan tema dan timeline dari setiap program yang dibuat, contohnya: Visi dari perusahaan UNDER TREE  adalah untuk menjadi perusahaan yang terdepan dalam produk makanan beku vegetarian. dapatkan template dan dokumen penunjang program kerja HRD Anda DISINI!
  3. Lakukan brainstorming dengan pimpinan-pimpinan department lain untuk mengetahui bagaimana implikasi dari setiap visi misi values di dalam program tersebut terhadap langkah aksi yang mereka lakukan di setiap departemen.Simak beberapa program kerja HRD yang mungkin bisa anda terapkan di perusahaan anda pada artikel ini: PROGRAM KERJA HRD YANG WAJIB ADA DI PERUSAHAAN.
  4. Evaluasi kesediaan resources dalam penyelenggaraan program-program yang ingin anda ajukan. Apa saja yang sudah tersedia? Adakah yang perlu berhubungan dengan pihak ketiga? Apakah dana yang telah dicanangkan mencukupi?
  5. Tetapkan Timeline. Kapan kick off dan berapa lama program tersebut akan berlangsung. Dengan menetapkan timeline maka anda dapat mengukur bagaimana tahapan proyek dilakukan dan dapat dengan mudah melakukan evaluasi mengenai program-program tersebut. 
  6. Minta kesepakatan pimpinan departemen yang lain. Ingat! bahwa dalam mengambil kebijakan-kebijakan SDM anda tidaklah bekerja sendiri. Penting untuk mendapatkan konsensus dari Kepala Bagian lain untuk memastikan program yang anda rancang dapat berjalan dengan lancar dan membawa dampak positif bagi organisasi. Program yang baik namun tidak mendapat dukungan dari kolega kerja sama halnya seperti mobil mewah namun tidak berisi bahan bakar, tidak akan bisa mencapai ke tujuan.

Dalam membuat program tentunya kita tidak bisa asal merencanakan sebuah program akan tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat rancangan program HR agar dapat sejalan dengan visi misi perusahaan adalah :

  1. Ingatlah bahwa HR bukan hanya bertugas sebagai departemen administrasi, anda adalah penghubung dan business partner. Anda bertugas memastikan segala kebijakan yang diambil HC dapat membawa dampak positif tidak hanya bagi karyawan sendiri, namun juga seluruh komponen bisnis yang bekerja sama dalam ruang lingkup tersebut di atas (akses juga template, dokumen, dan video pembelajaran penunjang kebijakan perusahaan Anda di HCA ONLINE MENTORING PROGRAM.
  2. Tidak semua hal memerlukan investasi berupa biaya, ada banyak sekali resources yang tidak memerlukan biaya tinggi atau tanpa biaya sama sekali, misalnya dengan membuat program coaching, mentoring dengan atasan secara berkala. Pelatihan berkala yang berkaitan dengan task list sehari-hari dan peningkatan kualitas produk dan pelayanan juga bisa dilakukan dengan biaya yang minim. 
  3. Lakukan evaluasi secara rutin untuk mengetahui efektivitas program. Evaluasi dapat dilakukan dengan pengukuran data sebelum kegiatan dilakukan, dan dapat juga dengan kuesioner dari tim basket.
  4. Mintalah feedback baik dari karyawan, atasan maupun sesama rekan department head. Untuk mengoptimalkan program yang anda buat maka selain evaluasi berkala dengan rencana-rencana yang sudah disepakati sebelumnya.

Semoga artikel di atas membantu anda dalam merancang program HRD yang sesuai dengan kultur perusahaan. Ikuti diskusi-diskusi yang menginspirasi melalui podcast #CurhatHRD di spotify.

Apabila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut tentang program-program kerja HRD, jangan sungkan untuk berdiskusi bersama kami melalui https://sinergiaconsultant.com/kontakkami 

Let’s Grow!

Padmayoni Luhari


HC Practitioner


Tags

Business Owner, Human Capital Practitioner


You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}
>