March 7

4 Tools WAJIB Asesmen Untuk Promosi Jabatan

0  comments

Tools yang tepat akan sangat mambantu Anda dalam mempertimbangkan promosi jabatan seorang karyawan. Sayangnya, banyak sekali HC Practitioner dan Business Owner yang kurang tepat dan kurang efisien dalam menggunakan tools.

Alhasil, banyak keputusan yang diambil kurang maskimal yang mana cepat atau lambat akan berpengaruh terhadap kesuksesan perusahaan kedepannya.

Dalam artikel ini, kita akan bahas tools-tools apa saja yang dapat secara akurat memberikan gambaran tentang potensi dan juga kompetensi yang wajib dimiliki seorang karyawan saat mempertimbangkannya dalam promosi jabatan.

Tools dalam artikel ini berartian sebagai ALAT TES yang dapat Human Capital Practitioner gunakan untuk melihat apakah seorang karyawan tersebut layak untuk mendapatkan promosi jabatan atau tidak.

Untuk HC Practitioner yang Non Psikolog…

Untuk Anda para HC Practitioner, Business Owner, dan Professional Leader NON PSIKOLOG, mungkin Anda akan sedikit pusing saat membicarakan perihal Asesmen. Bisa dikarenakan proses asesmen biasanya dilakukan oleh seorang PSIKOLOG/Lulusan Psikologi.

Tapi saat ini Anda bisa menyimak dengan tenang. Karena dalam artikel ini kita akan membahas tools-tools untuk assessmen yang dapat dengan mudah Anda pelajari dan gunakan untuk keperluan Asesmen di perusahaan Anda.

Sudah tepatkah tools Anda?

Asesmen yang maksimal menghadirkan keputusan yang optimal. Sebagai pemegang posisi strategis, Human Capital Practitioner harus mengetahui tools-tools apa saja yang dapat membantunya mempertimbangkan rencana-rencana strategis kedepannya. Pelajari lebih lengkap tentang dasar-dasar asesmen di MODUL INI.

Ketepatan jadi hal yang perlu Anda perhatikan untuk bisa memaksimalkan tools tersebut. Hal inilah yang seringkali luput dari perhatian para Human Capital Practitioner.

Seperti:

  1. Menggunakan tools yang sama untuk segala bentuk asesmen
  2. Bingung memilih tools apa yang perlu digunakan
  3. Kurang bisa memahami fungsi dari tiap tools yang digunakan

Kurang tepatnya pemilihan tools dapat mengurangi efektivitas dari proses asesmen itu sendiri. Bisa jadi tools yang saat ini Anda gunakan tidak mampu memberikan gambaran serta hasil yang akurat terhadap apa yang ingin digali.

Hal inilah yang terkadang membuat HC Practitioner berpikiran bahwa semakin banyak tools yang digunakan maka hasilnya akan semakin akurat. Namun, apakah hal ini benar?

Semakin banyak tools yang digunakan semakin baik?

Jawaban yang bisa diberikan oleh pertanyaan tersebut adalah “bisa iya dan bisa tidak”

Coba kita kembali lagi pada konteks promosi jabatan. Untuk memporomosikan seorang karyawan naik satu tingkat (contohnya dari staf ke supervisor) maka umumnya ada beberapa hal yang harus Human Capital Practitioner pertimbangkan:

  1. Kompetensi yang harus dimiliki di tingkat yang lebih tinggi (Akses juga Free Ebook Kamus Kompetensi)
  2. KPI sesuai yang sudah ditargetkan oleh perusahaan
  3. Masa kerja karyawan tersebut
  4. Sertifikasi & pelatihan yang sudah diikuti
  5. Syarat khusus dari perusahaan

Sekarang coba Anda bayangkan apabila kenaikan jabatan seorang staf gudang dan staf keuangan menggunakan tools yang sama. Pastinya tidak akan muncul masalah yang berarti selain EFISIENSI WAKTU

Makanya, penting bagi Human Capital Practitioner untuk memilih dan memilah tools yang sesuai untuk agar asesmen dapat berjalan efisien.

Baca Juga: 5 Hal Penting yang Terlupakan Saat Proses Asesmen

Ketepatan tools untuk promosi jabatan…

Bicara tentang kesesuaian akan tools yang dipakai, kami akan bahas 4 tools ampuh yang bisa Anda gunakan dalam rangkaian asesmen Anda.

Anda bisa menggunakan tools – tools ini untuk beragam rangkaian asesmen Anda tanpa takut kurang tepat dalam memilih tools, karena 4 tools ini berfungsi untuk membedah gambaran atau deskripsi umum dari seorang karyawan dari segi kognisi dan tipe kepemimpinannya.

Apa saja Toolsnya?

1. Cognitive Capacity Inventory

Cognitive Capacity Inventory adalah alat tes untuk mengukur kemampuan kognitif yang telah diriset dengan pendampingan beberapa alat tes pegukur kemampuan kognitif manusia yang setara.

Apa saja yang kemampuan dinilai dalam tools ini?

  1. Verbal
  2. Analisa
  3. Ketelitian
  4. Logika
  5. Hitungan
  6. Abstraksi

Tools ini sangat disarankan untuk digunakan dalam tiap asesmen sebagai cara untuk melihat potensi dasar yang dimiliki oleh karyawan tersebut.

2. Leadership Style Inventory

Pemimpin itu bukan sekedar jabatan, namun menentukan GAGAL atau suksesnya perusahaan yang dipimpinnya. Namun, apa yang terjadi apabila perusahaan salah memetakan / memprediksi kemampuan kandidatnya terutama dalam memimpin perusahaan?

Pada dasarnya kemampuan kepemimpinan dapat dibentuk dan dilatih, namun demikian kekuatan dan kelemahan dalam memimpin orang lain perlu diketahui terlebih dahulu.

Melalui LEADERSHIP STYLE INVENTORY, Anda dapat mengetahui cara seseorang memimpin orang lain, sekaligus Anda dapat mengetahui kelemahannya juga.

Dengan demikian perusahaan dapat menentukan langkah selanjutnya sehingga kemampuan kepemimpinan kandidat lebih seimbang dan optimal dalam mengembangkan perusahaan.

3. Accurate Profile Test

Saat seorang Staff Admin Gudang salah menginput data barang masuk dan keluar ataupun barang yang rusak dengan barang bagus, tentu hal tersebut akan menyebabkan kekacauan jumlah stok barang di sistem dengan jumlah barang secara riil di gudang.

Berapa besar kerugian yang harus ditanggung akibat kesalahan kerja yang ditimbulkan sdm? Pernahkan Perusahaan Anda mengalaminya? Mungkin dengan cerita atau pada posisi yang lainnya…

Ini hanyalah contoh bahwa beberapa profesi tertentu memang menuntut sebuah hasil tanpa kesalahan sedikitpun. Sebab KESALAHAN SEKECIL APAPUN DAPAT BERAKIBAT FATAL DAN MERUGIKAN BAGI TIM ATAU PERUSAHAAN.

Tentunya kita pasti sepakat bahwa ketelitian kerja merupakan salah satu kebutuhan sikap kerja yang perlu dimiliki oleh para pekerja dari setiap perusahaan. Tes akurasi/ketelitian tidak hanya mengungkap ketepatan dari sebuah bagian pekerjaan, tetapi juga;

  • Menunjukkan Energi
  • Fokus
  • Konsentrasi dalam waktu yang terbatas.

Anda bisa akses toolsnya DISINI.

4. Analytical Thinking Inventory

Mengapa kemampuan berpikir analisis ini menjadi salah satu hal yang penting dalam suatu asesmen ketika seorang karyawan dipertimbangkan dalam promosi jabatan?

Disadari atau tidak perkembangan dan perubahan dunia yang terjadi saat ini pada akhirnya juga membuat Perusahaan, competitor, pelanggan, dan lainnya semua bergerak dan berubah dengan cepat pula.

Akan sangat penting bagi Perusahaan untuk dapat menganalisa penyebab, akibat yang dimunculkan dari perubahan yang ada. Selain itu kemampuan berpikir analitik menjadi salah satu aspek penting yang perlu dimiliki seseorang dalam hal ini karyawan,

Karena dengan kemampuan tersebut kita dapat mengetahui seberapa mampu orang tersebut dalam berpikir sistematis, runtut, hingga ia dapat menentukan alternatif solusi penyelesaian masalah yang sedang dihadapi.

Bayangkan apa yang terjadi apabila di perusahaan Anda tidak terbiasa dengan menganalisa proses yang terjadi atau Anda tidak paham seberapa baik kemampuan SDM Anda dalam menganalisa suatu permasalahan. Akses toolsnya DISINI.

So… Bagaimana promosi jabatan di perusahaan Anda?

Memilih tools yang tepat adalah awal dari segala proses Asesmen. Untuk bisa mengetahui betapa efektifnya 4 hal tersebut, Anda perlu berlatih dan mencobanya sendiri. Segera dapatkan 4 tools diatas dan gunakan di rangkaian Asesmen Anda selanjutnya. Keempat tools tersebut dapat Anda dapatkan di Premium Assessment Bundle.

Apabila Anda masih penasaran dan ingin tahu lebih lanjut perihal asesmen untuk kenaikan jabatan, Anda bisa menghubungi kami di https://sinergiaconsultant.com/kontakkami

Let’s Grow!

Referensi: https://blog.vantagecircle.com/

Naufal Fathanah



Tags


You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}
>