Available Now

Mengukur Kinerja Nggak Harus Membuat Tim Tertekan

Rangkuman pengalaman mendampingi banyak perusahaan di dunia Human Capital untuk membantu Business Owner, Human Capital, dan Professional Leaders mengubah KPI dari dokumen yang rapi menjadi sistem kerja yang benar-benar hidup.

Tentang Buku

Mengukur Kinerja Nggak Harus Membuat Tim Tertekan

Pernah merasa KPI sudah dibuat dengan serius, target sudah ditetapkan, indikator sudah disusun, dan formatnya terlihat rapi tetapi tim tetap belum bergerak sesuai harapan?


Sering kali, masalah terbesar bukan berada pada dokumen KPI. Masalahnya muncul ketika perusahaan terlalu cepat membuat indikator sebelum memahami tujuan, mengambil template dari perusahaan lain, membebankan seluruh proses kepada Human Capital, atau hanya membuka KPI ketika tiba waktunya melakukan evaluasi. 


Tentang Penulis

Wisnu Ardhi, selama lebih dari 13 tahun berkecimpung di dunia Human Capital telah belajar, bekerja, dan mendampingi perusahaan dari berbagai industri — mulai dari manufaktur, retail, makanan dan minuman, distribusi, teknologi, kontraktor, pendidikan, hingga perusahaan jasa.


Perjalanannya mempertemukan Wisnu dengan berbagai kondisi nyata. Dari pengalaman tersebut, Wisnu semakin percaya bahwa sistem kerja yang baik bukanlah sistem yang paling rumit. 


Sistem yang baik adalah sistem yang dapat dipahami, dijalankan, dan dirasakan manfaatnya oleh manusia di dalam perusahaan. 


“Di balik setiap angka ada manusia. Di balik setiap target ada tujuan. Dan di balik setiap KPI ada harapan untuk bertumbuh.”

Testimoni

Ini kata mereka tentang Senyum Di Balik KPI

“Buku ini ditulis dengan gaya yang ringan, menarik, dan mudah diterapkan dalam dunia kerja.

Isinya mengajarkan bahwa KPI dapat menjadi sarana untuk berkembang dan mencapai potensi terbaik, bukan sesuatu yang harus ditakuti.

Penulis memberikan wawasan yang berharga tentang cara membangun budaya kinerja yang sehat dan produktif tanpa menimbulkan tekanan yang berlebihan bagi tim.

Sebuah bacaan yang inspiratif dan sangat relevan dengan dinamika serta tantangan dunia kerja saat ini.”

Hengky Ronald

Business Support Manager PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA)

“Buku telah merubah topik KPI yang sering dianggap rumit dan menegangkan menjadi pembahasan yang ringan, membumi, dan penuh makna. Saya sangat menikmati bagaimana penulis menghubungkan KPI dengan sikap positif dan 'senyum' dalam proses bertumbuh sebuah perusahaan.


Buku ini menggambarkan realita yang sering dialami banyak business owner dan tim.


Sehingga buku ini tidak hanya mengajarkan cara membuat KPI, tetapi juga membantu pembaca memahami arah dan tujuan perusahaan dengan lebih jelas.”

Aditya Susilo

Direktur Utama, CV Extra Rasa

"Buku ini mengingatkan saya bahwa di balik setiap angka ada manusia, di balik setiap target ada tujuan, dan di balik setiap KPI ada harapan untuk bertumbuh.


Ditulis dengan bahasa yang sederhana, hangat, dan membuat pembaca merasa ditemani dalam memahami sesuatu yang selama ini terasa rumit."

Coach Erry Ismali, EPC

Founder of Asia Coach Indonesia

“Buku ini memahami perjalanan pembuatan KPI dengan sangat baik. Business owner maupun manajer akan merasa bahwa setiap tantangan dalam menyusun KPI hingga menjalankan tercermin dengan nyata dari bab ke bab.

Buku ini bukan hanya membahas teori KPI, tetapi juga menggambarkan proses dan tantangan yang terjadi di lapangan.”

Henry Witono

Direktur Utama, Mahameru Group (FMCG Distributor)

“Lewat buku ini, sukses mengubah "hantu" bernama KPI menjadi sebuah kompas yang mencerahkan secara konseptual.


Buku wajib untuk Anda yang ingin bisnisnya berkembang rapi, tanpa perlu membuat karyawan merasa tertekan.”

Vidya Endriyani

Direktur Operasional, CV Subur Abadi

“Buku simple mengenalkan KPI, ringan dibaca dan memberikan wawasan untuk HR. Buku yang mudah dipahami dan dapat membekali dalam mengawal pengenalan KPI.


Selamat Wisnu untuk buku pertamanya.”

Lily Johan

HR Professional | Career Coach | Writer

Di dalam buku ini Anda akan mendapatkan

#1 MEMAHAMI KPI TANPA ISTILAH YANG MEMBINGUNGKAN

Melihat KPI sebagai ukuran yang membantu perusahaan mengetahui apakah pekerjaan, tim, dan strategi telah bergerak menuju tujuan yang sama

#2 MEMULAI DARI TUJUAN, BUKAN DARI TEMPLATE

Menerjemahkan tujuan perusahaan menjadi strategi dan indikator yang relevan—bukan sekadar menyalin KPI dari perusahaan lain.

#3 MENYUSUN STRATEGI DENGAN BALANCED SCORECARD

Menghubungkan Financial, Customer, Internal Process, dan Learning & Growth sebagai rangkaian sebab-akibat yang menghasilkan pencapaian.

#4 MEMPERJELAS PERAN SETIAP PIHAK

Memahami peran Business Owner sebagai penentu arah, leaders sebagai pemberi konteks dan eksekutor, serta Human Capital sebagai fasilitator dan penjaga sistem.

#5 MENGUBAH KPI DARI DOKUMEN MENJADI KEBIASAAN KERJA

Menghadapi tantangan pengisian data, administrasi, mindset, komunikasi, kompetensi, monitoring, dan konsistensi implementasi.

#6 MEMBANGUN BUDAYA KINERJA YANG LEBIH SEHAT

Menggunakan KPI sebagai dasar dialog, coaching, feedback, pengambilan keputusan, dan continuous improvement, bukan sekadar alat untuk mencari kesalahan.

ORDER SEKARANG DAN DAPATKAN BONUS SPESIAL

Bergabung bersama Wisnu dalam sesi LIVE online

Di sesi tersebut Anda akan mempelajari bagaimana mengomunikasikan KPI kepada tim, membangun review yang tidak terasa menghakimi, dan menggunakan data kinerja sebagai dasar coaching serta perbaikan.

BONUS SPESIAL yang Anda dapatkan :

Dokumen Membuat Goals Perusahaan menjadi 4 Area Bisnis

Menerjemahkan tujuan perusahaan menjadi strategi dan indikator yang relevan—bukan sekadar menyalin KPI dari perusahaan lain.

Lembar Monitoring Kinerja Perusahaan dan Karyawan Siap Pakai (Spreadsheet)

Memahami peran Business Owner sebagai penentu arah, leaders sebagai pemberi konteks dan eksekutor, serta Human Capital sebagai fasilitator dan penjaga sistem.

Video Series Step-by-Step Merancang KPI

Menggunakan KPI sebagai dasar dialog, coaching, feedback, pengambilan keputusan, dan continuous improvement, bukan sekadar alat untuk mencari kesalahan.

Bonus Mengikuti Live Webinar "How To Build a Culture of High Performance"

Menggunakan KPI sebagai dasar dialog, coaching, feedback, pengambilan keputusan, dan continuous improvement, bukan sekadar alat untuk mencari kesalahan.

Waktunya Jujur

Kapan Terakhir Kali KPI dan Senyum Benar-Benar Membantu Tim Bekerja Dengan Lebih Jelas?

Bukan sekadar tabel yang terisi.

Bukan angka yang dikumpulkan menjelang penilaian.

Bukan target tahunan yang hanya dibicarakan saat hasilnya tidak tercapai.


Tetapi KPI yang membuat setiap orang memahami apa yang menjadi prioritas, mengapa pekerjaannya penting, bagaimana kontribusinya terhubung dengan tujuan perusahaan, dan apa yang perlu diperbaiki ketika hasilnya belum sesuai harapan.


Bayangkan kondisi yang mungkin sedang terjadi di perusahaan Anda.


Kalender penuh.

Meeting terus berjalan.

Aktivitas tidak pernah berhenti.

Semua orang terlihat sibuk.


Tetapi apakah seluruh energi itu benar-benar bergerak menuju arah yang sama?


Apabila Anda kesulitan menjawabnya, atau KPI di perusahaan masih terasa seperti beban administratif, buku ini ditulis untuk Anda.

Catatan dari Wisnu

Terima kasih sudah memberikan ruang untuk buku pertama saya.

Sejak muda, saya sudah memiliki keinginan yang cukup kuat untuk bekerja di bidang Human Capital. Ketertarikan itu tumbuh ketika saya melihat perjalanan almarhum ayah saya yang juga bekerja di bidang tersebut. Karena itulah, saat akan masuk universitas, saya memilih Fakultas Hukum. Dalam pikiran saya waktu itu, jalan tersebut akan membawa saya semakin dekat dengan pekerjaan yang ingin saya jalani.

Setelah menyelesaikan kuliah, keyakinan itu masih saya pegang. Saya hanya mengirimkan lamaran untuk pekerjaan yang berhubungan dengan Human Capital. Kurang lebih 20 perusahaan sudah saya coba, tetapi kesempatan yang saya harapkan belum juga datang. Ada rasa lelah, kecewa, dan beberapa kali saya bertanya pada diri sendiri, “Apakah saya terlalu keras kepala mempertahankan tujuan ini?”

Ternyata, saya tidak sedang sekadar keras kepala.

Saya sedang belajar bahwa tujuan yang jelas membantu kita menentukan arah, memilih langkah, dan tetap bergerak ketika hasilnya belum terlihat. Sampai akhirnya, saya mendapat kesempatan untuk memulai perjalanan profesional sebagai bagian dari tim Human Capital di sebuah perusahaan Jepang.

Selama lebih dari 13 tahun bekerja dan mendampingi berbagai perusahaan, saya belajar bahwa hal yang sama juga berlaku dalam membangun KPI. KPI bukan sekadar angka. Target bukan sekadar sesuatu yang harus dikejar. Indikator bukan sekadar kolom yang perlu diisi. Semua itu adalah cara perusahaan menerjemahkan tujuan besar menjadi arah kerja yang dapat dipahami dan dijalankan bersama.

Ketika KPI dipahami dengan lebih baik, sesuatu yang penting mulai terjadi. Business Owner dapat melihat arah perusahaan dengan lebih jelas. Human Capital dapat membangun sistem yang lebih relevan. Leader dapat memberikan arahan dan feedback dengan lebih objektif. Tim pun dapat memahami apa yang diharapkan dari mereka dan bagaimana kontribusi mereka terhubung dengan tujuan yang lebih besar.

Ketika perusahaan belajar memahami manusia di balik setiap angka, KPI tidak lagi hanya digunakan untuk menilai hasil. KPI juga dapat membantu perusahaan melihat proses, menemukan hambatan, membuka ruang dialog, dan membantu setiap orang berkembang.

Tolong ingat satu hal ini: KPI yang ada di perusahaan Anda hari ini bukanlah sesuatu yang tidak dapat diubah. Cara menyusun indikator dapat diperbaiki. Cara melakukan review dapat dikembangkan. Cara leader berkomunikasi dapat dipelajari. Kebiasaan tim dalam menjalankan KPI juga dapat dibangun secara perlahan.

Jangan terlalu mempertahankan sistem lama hanya karena selama ini memang seperti itu. Jangan sampai template, angka, dan rutinitas yang sudah terbentuk menutup kesempatan perusahaan Anda untuk bertumbuh menjadi lebih terarah, lebih sehat, dan lebih manusiawi.

Saya berubah karena belajar memahami apa yang perlu diperbaiki dan apa yang perlu terus dilatih. Saya percaya perusahaan Anda juga bisa.

Saya berharap buku ini membantu Anda melihat KPI dengan cara yang berbeda—bukan sebagai sesuatu yang harus ditakuti, tetapi sebagai kompas yang membantu perusahaan bergerak, membantu manusia bertumbuh, dan membantu seluruh tim menemukan senyum di balik setiap perjalanan kinerja.

Wisnu

LANGKAH PERTAMA

Pilih cara pesanan Anda

Pesan satu buku dan dapatkan akses ke bonus eksklusif tanpa biaya tambahan.

LANGKAH KEDUA

Konfirmasi Pesanan Anda

Klik tombol di bawah ini untuk upload bukti transaksi dan klaim bonus yang Anda dapatkan

LANGKAH KETIGA

Terima BONUS Anda

Petunjuk mengikuti Live Class, worksheet, dan informasi akses lainnya akan dikirimkan melalui WhatsApp maksimal [1–3] hari kerja setelah transaksi dikonfirmasi.


Pastikan nomor WhatsApp dan alamat email yang Anda masukkan sudah benar.


(dan bagikan perjalanan ini kepada Business Owner, Human Capital, atau

leader lain yang juga ingin menghidupkan KPI di perusahaannya.)

PESAN UNTUK OWNER, HC, DAN PARA LEADER DI PERUSAHAAN

KPI akan lebih mudah dijalankan ketika Business Owner, Human Capital, dan para leader memahami bahasa serta kerangka berpikir yang sama.


Gunakan buku Senyum di Balik KPI sebagai:

• Buku pegangan tim manajemen

• Materi pendamping workshop KPI

• Referensi rapat kerja perusahaan

• Media onboarding bagi para leader

• Hadiah untuk klien dan business partner

• Titik awal diskusi budaya kinerja


Tersedia paket khusus untuk pemesanan minimal [10] buku.

>