August 23

INGIN MENJADI PEMIMPIN YANG KAYA STRATEGI? SEGERA ASAH 6 KEMAMPUAN INI!

0  comments

By Naufal Fathanah

 

“Cara terbaik untuk memprediksi masa depan adalah dengan menciptakannya”

 

Halo Leaders, Business Owner, dan HC Practitioner! Anda semua pastinya sudah akrab dan kerap kali dikaitkan dengan figur seorang pemimpin. Ibarat sebuah game, lingkup kepemimpinan secara kecil dapat diambil dari beberapa game yang beredar luas di pasaran.  Siapa diantara Anda yang senang bermain game bergenre strategi? Sebuah permainan yang meminta Anda untuk melakukan pertimbangan-pertimbangan dan membuat langkah strategis dengan cermat. Sebuah sarana hiburan yang memaksa Anda untuk berpikir lebih jauh ke depan dan membuat prediksi-prediksi tentang apa yang akan terjadi apabila Anda mengambil satu langkah tertentu. Kebanyakan game strategi pada umumnya meminta Anda untuk bisa mengatur beberapa pasukan dimana Anda sebagai pemimpin dari pasukan tersebut harus memikirkan cara terbaik untuk bisa mengalahkan kumpulan musuh yang mencoba menghambat tujuan dan menghancurkan pasukan Anda. Sebut saja game strategi mobile populer seperti clash of clans dan lords mobile. Game sederhana yang membutuhkan strategi untuk memenangkannya.

Ada juga sebuah game yang memposisikan Anda sebagai kepala negara dimana Anda akan dihadapkan pada berbagai masalah kenegaraan yang harus diselesaikan, seperti Civilization V. Tentunya, banyak cara bisa dilakukan untuk dapat memecahkan kasus yang diberikan, baik dengan cara diplomatis maupun koersif. Dalam game tersebut, Anda akan menghadapi beberapa pilihan yang dilematis. Cara Anda dalam menetapkan prioritas dan bertindak sesuai dengan masalah yang dihadapi akan berpengaruh besar terhadap kemajuan negara yang Anda pimpin. Pilihan-pilihan tindakan yang ditawarkan di dalam game pun juga dapat memicu Anda untuk berpikir lebih jauh kedepan dan paham betul akan konsekuensi dari tiap tindakan. Secara sederhana, game tersebut menempatkan Anda sebagai seorang LEADER.

Berbicara tentang game strategi, tanpa disadari ternyata banyak pelajaran yang dapat diambil dari permainan tersebut. Dalam merencanakan dan merancang sebuah strategi, seorang leader dituntut untuk mampu berpikir secara STRATEGIS. Menjadi pemimpin yang strategis tidak terbatas hanya dalam membuat perencanaan dan perancangan strategi saja, tetapi juga bagaimana seorang pemimpin mampu mengeksekusi rencana tersebut dengan memaksimalkan segala potensi dan keterampilan yang dimiliki oleh timnya. (Segera lakukan asesmen di tim Anda dengan mengakses 50+ tools yang kami sediakan di premium assessment bundle). Melihat celah serta menelaah sebuah peluang juga merupakan hal penting yang harus dimiliki oleh sebuah pemimpin. Itulah mengapa saya memberikan contoh melalui game strategi, karena game tersebut mensimulasikan bagaimana cara Anda dalam membangun sebuah tim dan melihat opsi-opsi yang bisa dilakukan untuk menaklukan tantangan-tantangan yang diberikan oleh game tersebut. Kemampuan analisa pun secara tidak langsung Anda gunakan.

Walaupun kita tidak bisa menarik kesimpulan 100% dari cara kita memimpin melalui sebuah game, tapi saya harap Anda memahami konteks kepemimpinan yang strategis dalam membangun sebuah tim melalui perumpamaan tersebut. Karena dalam membangun sebuah bisnis, Anda harus mampu merancang banyak strategi untuk bisa membawa perusahaan Anda menuju kesuksesan. Ibarat sebuah kapal yang berlayar, Anda perlu bisa merumuskan strategi serta merancang segala kebutuhan perjalanan dari samudra ke samudra lain. Mulai dari rute yang diambil, awak kapal yang akan Anda rekrut, perlengkapan yang dibawa, persiapan untuk menghadapi badai, dan memutuskan langkah yang akan diambil dari berbagai masalah yang muncul di kapal Anda (konsultasikan segala strategi yang ingin Anda terapkan di perusahaan Anda melalui HCA Online Mentoring Program).

Anda tentunya membutuhkan “awak kapal” yang akan membantu Anda untuk memulai petualangan Anda di laut lepas. Atau dalam ruang lingkup perusahaan, Anda membutuhkan karyawan yang Anda percayai untuk mampu menyelesaikan tugas yang diberikan. Walaupun terkesan sederhana, banyak hal yang perlu Anda pertimbangkan dalam memilih seseorang yang mampu membantu Anda dalam merealisasikan tujuan perusahaan. Bagaimana kalau ternyata karyawan yang Anda pilih tidak memiliki visi dan tujuan yang sama dengan Anda? (segera akses guideline competency based interview untuk 6 level jabatan demi memperlancar proses rekrutmen Anda). Tidak cukup dengan itu, Bagaimana cara Anda menyatukan banyak karyawan dan menyelaraskan visi dan tujuan mereka hingga sama dengan perusahaan? Sebagai seorang leader, pertanyaan-pertanyaan tersebut perlu Anda pikirkan matang-matang. Anda juga perlu tahu mengenai bagaimana karyawan mempersepsikan Anda sebagai pemimpin. Dari banyaknya tantangan yang akan Anda hadapi sebagai pemimpin perusahaan, muncul sebuah pertanyaan:

Banyak Masalah SDM dan Bingung Mana yang Harus Diprioritaskan?

Gunakan tool gratis yang kami sediakan ini dengan Klik Tombol di bawah ini, GRATIS

Apabila Anda perhatikan, saya sebenarnya sudah membocorkan sedikit keterampilan yang perlu dimiliki untuk menjadi pemimpin yang strategis. Sekarang saya akan menjelaskan secara sederhana 6 kemampuan yang bisa Business Owner dan HC Practitioner asah untuk bisa menjadi pemimpin yang strategis.

Antisipasi

Kemampuan untuk mendeteksi sebuah ketidaksesuaian dan mengidentifikasi suatu kasus yang memiliki dampak pada perusahaan adalah salah satu keterampilan yang perlu Anda asah untuk menjadi pemimpin yang strategis. Seorang pemimpin harus peduli dan perhatian terhadap kondisi yang terjadi di sekitarnya. Baik hal-hal yang berhubungan dengan dengan pekerjaan, karyawan, dan proses bisnis yang sedang berjalan. Keterampilan untuk mengantisipasi kejadian ini juga diperlukan agar para leader bisa menemukan celah dan memaksimalkan kesempatan yang ada. Anda juga perlu menganalisa pasar dan kompetitor Anda untuk bisa merancang strategi-strategi dengan beragam perspektif untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang terjadi di masa yang akan datang.

Menantang Diri Sendiri

Sebagai pemimpin yang strategis, Anda perlu menantang segala asumsi-asumsi yang dimiliki oleh Anda dan tim Anda. Menantang diri untuk selalu mendapatkan sudut pandang baru merupakan salah satu cara bagi pemimpin untuk bisa merancang strategi-strategi jitu. Pemimpin yang strategis baru akan siap mengambil tindakan setelah ia mendapatkan informasi dari banyak perspektif, karena dari perspektif itulah pemimpin bisa membulatkan suatu tindakan yang ia ambil. Kesabaran, keberanian, dan pikiran yang terbuka sangat dibutuhkan untuk bisa mendapatkan sudut pandang baru.

Buku “101 Coaching Questions”. Info selengkapnya klik disini

Mengapa menantang diri Anda untuk memperluas sudut pandang itu penting? Karena dengan banyaknya sudut pandang yang diperoleh, pemimpin bisa menemukan akar masalah yang harus diselesaikan. Dibanding menyelesaikan masalah satu per satu, pemimpin yang strategis akan mencari cara untuk menyelesaikan akar permasalahannya. Dengan begitu, 2 sampai 3 masalah yang tadinya muncul bisa terselesaikan. Hal ini sekaligus mencegah masalah tersebut untuk timbul kembali. Untuk bisa membantu Anda menggali akar-akar dari permasalahan yang muncul, Anda bisa membaca buku 101 Coaching Questions. Dalam buku tersebut, Anda akan mendapatkan insight mengenai bagaimana sebuah pertanyaan bisa menggali inti dan akar dari suatu persoalan. Ini juga akan membantu Anda untuk mendapatkan beragam perspektif dari rekan kerja Anda.

“Fokus pada akar penyebab masalah daripada gejalanya”

Menjelaskan

Tidak hanya mampu merancang, seorang pemimpin yang strategis juga perlu memiliki kemampuan untuk menjelaskan apa yang sudah ia rancang kepada rekan dan tim nya. Oleh karena itu, kemampuan pemimpin dalam berkomunikasi dengan tim nya memiliki peran yang cukup krusial dalam mengimplementasikan rancangan strategi yang sudah dibuat. Anda perlu mahir dalam menyimpulkan dan menyatukan beragam informasi. Untuk itu, seorang pemimpin harus mampu menganalisa detail dan juga memperhatikan gambaran besar dari langkah yang ingin diambil.

Membuat Keputusan

Pada beberapa kasus, seorang pemimpin dihadapkan kepada keputusan cepat yang mungkin tidak didukung dengan data dan informasi yang lengkap. Para pemimpin yang strategis mengikuti proses disiplin yang melibatkan ketelitian dengan kecepatan, mempertimbangkan sebab-akibat, memperhatikan tujuan jangka pendek dan jangka panjang yang sudah ditetapkan, serta memperhatikan rekan-rekan yang terlibat oleh pengambilan keputusan Anda. Pada akhirnya, para pemimpin yang strategis harus memiliki keberanian atas keyakinan yang mereka miliki.

Menyatukan dan Meluruskan

Para pemimpin strategis harus bisa menemukan titik temu dan mencapai kesepakatan dengan beberapa pihak yang memiliki pandangan yang berbeda. Untuk bisa menyatukan dan menemukan kesamaan dengan pihak-pihak tersebut, pemimpin yang strategis perlu meningkatkan intensitas komunikasi antar kedua belah pihak. Tidak hanya dengan pihak eksternal, pihak internal pun juga seringkali memiliki selisih paham antara satu dengan yang lain. Kunci dari menyatukan berbagai perspektif yang berbeda adalah meningkatkan kualitas dan intensitas komunikasi. Harapannya adalah kedua belah pihak memahami apa yang selama ini tidak sejalan dan mampu mencari titik tengah dari permasalahan yang muncul. Dengan begitu, pemimpin yang strategis dapat membuat sebuah hambatan menjadi sarana untuk mempererat hubungan baik antar rekan kerja maupun pihak eksternal.

Selalu Belajar

Pemimpin strategis adalah seorang pembelajar yang handal. Seorang pemimpin yang strategis paham bahwa sebuah kesalahan atau kegagalan bukanlah akhir dari segalanya melainkan cara baru untuk belajar sesuatu kedepannya (Anda juga bisa belajar banyak dan mengambil inspirasi dari leader-leader sukses dengan mengikuti leaders talk yang kami adakan tiap bulan). Dari kesalahan-kesalahan yang terjadi, pemimpin yang strategis akan mencatat segala sesuatu yang tidak berjalan sesuai rencana dan kemudian menganalisa dan mempelajarinya dengan tim. Secara tidak langsung, Anda juga mengajarkan kultur belajar kepada rekan kerja Anda. Dengan begitu Anda dan tim Anda akan paham mana inisiatif yang berhasil dan mana yang tidak.

6 keterampilan yang sudah dijabarkan secara sederhana tersebut dapat membantu Anda para Business Owner dan HC Practitioner untuk mengasah dan terus mengembangkan keterampilan Anda. Apabila Anda ingin mempelajari leadership lebih dalam, silahkan bergabung di Online Workshop Be Dare To Lead dimana Anda akan mendapatkan berbagai ilmu dan kompetensi untuk meningkatkan kemampuan Anda dalam memimpin secara praktikal.

Apabila Anda ingin berdiskusi dengan kami lebih lanjut, silakan berdiskusi bersama kami melalui https://sinergiaconsultant.com/kontakkami

Let’s Connect!


Tags

Business Owner, HC, Human Capital Practitioner


You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}
>