Manage your expenses
Read and just Speak it

Banyak Perusahaan memandang SDM mereka sebagai aset yang perlu dikembangkan terus menerus. Maka dari itu banyak Perusahaan memfasilitasi berbagai program Training untuk mengembangkan potensi SDM mereka. Asumsinya saat SDM ini bertumbuh, secara otomatis Perusahaan juga akan bertumbuh.

Tetapi tahukah Anda, Fakta Sebenarnya tentang Program Training?

Dari riset penelitian yang dilakukan oleh Kopelman bersama rekan-rekannya menunjukkan bahwa Program Training hanya mampu meningkatkan Produktivitas Tim sebesar 22%.

Hanya 22% ??? Ya Betul!

Jadi sebenarnya tidak sebanding dengan jumlah yang diinvestasikan oleh Perusahaan untuk melakukan berbagai macam training.

Tetapi ada KABAR BAIK nya

Dari penelitiannya, Kopelman menemukan bahwa ketika Program Training yang dikombinasikan dengan Coaching ternyata mampu meningkatkan Produktivitas Tim hingga 88% !!

Hal ini sebenarnya juga dirasakan oleh para Trainer yang memberikan training. Hanya
mereka tidak ngomong ke peserta saja

Beberapa Trainer sebetulnya mulai merasa training yang mereka berikan ternyata
BELUM Cukup untuk bisa menunjukkan HASIL yang diharapkan.

Oleh sebab itu, beberapa trainer yang sadar dan mengetahui hasil riset di atas, biasanya mereka lalu memberikan semacam Program Follow-up seusai training, yaitu berupa Coaching ke peserta/klien.

Demikian pula di perusahaan…

Dari pengamatan kami sendiri ke banyak perusahaan yang mengikuti program training kami selama 15 tahun terakhir, kami bisa melihat betapa besar dampak yang didapat oleh perusahaan tersebut, saat Pemilik Bisnis, Human Capital Practitioner atau Manager / Pemimpin Tim secara rutin melakukan proses coaching ke timnya.

Perusahaan atau organisasi mereka TERBUKTI semakin PRODUKTIF, semakin BERKEMBANG dan MENCAPAI TARGET serta Tujuan yang ingin dicapai.

Nah ada KABAR BURUK

Jika proses Coaching TIDAK dilakukan dengan TEPAT maka justru bisa membuat Coachee semakin merasa tidak nyaman, tidak termotivasi dan bahkan menjadi resisten.

Agar Proses Coaching bisa memberikan DAMPAK dan HASIL yang dinginkan, maka
PENTING sekali proses ini dilakukan dengan benar.

Oleh sebab itu, Anda perlu mempelajari 7 LANGKAH untuk melakukan Proses Coaching yang TEPAT.

Dari tujuh langkah itu, Coach sesungguhnya sedang men-stimulasi pikiran Coachee untuk mendapatkan inspirasi sehingga mampu memaksimalkan potensi yang ia miliki baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam karier profesionalnya.

Coach tidak boleh terjebak memberikan solusi-solusi kepada Coachee. Tugas seorang Coach adalah 80% bertanya dan 20% memikirkan pertanyaan selanjutnya.

Pertanyaan inilah yang kemudian menjadi Tools Penting bagi seorang Coach dan menjadi KUNCI KEBERHASILAN dalam setiap proses Coaching.

Apa yang Harus Saya Tanyakan?

Itulah yang seringkali ada di benak pikiran seseorang yang belum terbiasa melakukan proses coaching. Mereka bingung dengan pertanyaan apa yang perlu ditanyakan. Apa yang boleh dan tidak boleh saya tanyakan selama proses Coaching? Dan masih banyak kebingungan lainnya J

Salah mengajukan pertanyaan malah akan membuat suasana Coaching menjadi canggung, tidak nyaman dan Coachee jadi merasa ingin cepat selesai sesinya. Sehingga akhirnya Coaching menjadi tidak efektif.

Maka penting bagi Business Owner, Human Capital Practitioner, Coach & Trainer menguasai TEKNIK BERTANYA dalam sebuah proses Coaching.

Nah ada 2 cara untuk Anda Mahir dan Menguasai Teknik Bertanya dalam proses Coaching.

Anda mau cara yang yang sulit atau yang cepat & mudah? J

Kalau masih waras, biasanya orang akan memilih yang Cepat dan Mudah, betul tidak?

Tapi kita mau ceritain dulu CARA YANG SULIT ya… J

Untuk jadi mahir dalam teknik bertanya dalam proses coaching, biasanya seseorang mengikuti training / pelatihan khusus yang investasinya bisa puluhan juta.

Itupun selesai pelatihan, biasanya masih butuh banyak jam terbang dan pengalaman dalam memberikan proses coaching, kira-kira minimal 2-3 tahun, baru akhirnya mahir dalam melakukan proses coaching, mengajukan pertanyaan yang tepat, di saat yang tepat dan pada orang yang tepat.

 Anda siap menempuh Cara yang Sulit ini? J

Atau Anda lebih ingin Cara yang CEPAT dan MUDAH ?

Pertanyaan-pertanyaan coaching itu sudah tersedia dan karena Anda tinggal memilih pertanyaan mana yang mau diajukan kepada Coachee sehingga tidak perlu lagi harus merasa bingung harus tanya apa, boleh atau tidak ditanyakan.

Semua pertanyaan itu sudah terangkum dalam sebuah buku saku yang sangat terjangkau dan mudah dipelajari sehingga siapapun bisa mempraktekkannya bahkan seorang yang tidak berpengalaman sekalipun bisa sukses membawakan proses coaching karena pertanyaan-pertanyaan yang diajukan bukanlah sembarang pertanyaan, kita menggunakan pertanyaan kunci.

Ada 101 pertanyaan kunci dalam proses coaching yang sering digunakan oleh Amelia Hirawan,  Human Capital ARTchitect Coach sekaligus Country Leader Points of You Indonesia yang sudah lebih dari 15 tahun mendampingi dan membangun sistem Human Capital di banyak Perusahaan besar di Indonesia.

101 Pertanyaan ini kami kumpulkan dan kami siapkan untuk semakin memudahkan Anda. Kami mengelompokkan pertanyaan-pertanyaan tersebut ke dalam 5 kategori yaitu Opening Session, Building Trust, Building Need, Clarity of Issues, Expanding, dan Focus& Action dalam sebuah Pocket Book.

Contoh salah satu pertanyaan untuk Building Relationship, “Yuk cerita, apa prestasi terbesar Anda sejak sesi Coaching kita yang terakhir kemarin?” Pertanyaan ini bertujuan untuk mengundang Coachee untuk bercerita dan ini saatnya bagi kita menunjukkan kepada Coachee bahwa kita benar-benar hadir 100% untuk Coachee dengan mendengarkan secara aktif. Dengan begitu Coachee akan merasa sungguh diperhatikan, nyaman sekaligus aman untuk semakin terbuka karena Anda sudah mendapatkan kepercayaan Coachee.

Nah, sekarang Anda sudah menemukan solusi untuk MENGUASAI TEKNIK BERTANYA dalam proses Coaching DENGAN CEPAT, MUDAH, DAN TERJANGKAU.
Insert Image

POCKET BOOK “101 COACHING QUESTION”

Sukses Coaching dengan 101 Pertanyaan Kunci

Pocket Book “101 Coaching Question” adalah buku saku yang menyajikan 101 pertanyaan kunci untuk memudahkan Anda dalam menguasai teknik bertanya untuk proses Coaching yang sukses.

Segera dapatkan sekarang dengan klik tombol di bawah ini.

Dapatkan pula Bonus kerangka pertanyaan Coaching yang dapat Anda manfaatkan untuk kebutuhan GROUP COACHING di Perusahaan Anda seperti Team Building dan Sales & Marketing Strategy. Lengkapi pula proses Coaching Anda dengan tools Coaching Form untuk membantu Coachee menuliskan insight-insight dan rencana aksi berikutnya yang Ia temukan selama proses Coaching. Bagi Coach, Coaching Form akan membantu Anda memantau perkembangan Coachee dari sesi ke sesi Coaching.

Apa yang mereka katakan Tentang Pentingnya Pertanyaan Coaching ...

“Pernah saya salah tanya dan Coachee menanyakan balik kenapa pertanyaan itu dilontarkan, trus waktu itu suasana langsung jadi ackward dan menurut saya membuat pertanyaan yang tidak menyinggung Coachee atau pertanyaan yang langsung bisa “to the point” itu sulit. Dengan adanya pertanyaan-pertanyaan open question yang telah disediakan akan sangat membantu Coachee membuka pemikiran yang selama ini belum pernah dialami.”

Catherina Setiawati

New Media Writer

Pertanyaan jadi hal yang penting untuk mengupas permasalahan, pertanyaan ibarat pisau untuk mengupas buah, pisau yang tepat dan tajam bisa mengupas dengan rapi dan halus begitu juga pertanyaan yang tepat akan mudah dipahami oleh Coachee sehingga bisa mengeksplorasi permasalahannya sendiri dan mampu menemukan solusi/jawaban atas permasalahannya sendiri.

Jai

Mustika

Anda ragu dengan penawaran kami.
Ketahui apa kata mereka?

I was frustrated with my lack of professional progression.I seemed like no mater what I did I wasn't advancing in my skills. I thought I had hit the ceiling of my writing abilities. After taking the  course the whole way I looked at writing transformed. My writing process was streamlined. But not just that, my writing actually got significantly better.

Julie Farr

New Media Writer

I had been out of the industry for a few years and wanted to strengthen my writing skills. The real world practical exercises really helped me re-integrate into the news writing world. After having one of my articles published in ClickJournal's Magazine I got my first job!

John Doe

Affiliate Press Writer

I was frustrated with my lack of professional progression.I seemed like no mater what I did I wasn't advancing in my skills. I thought I had hit the ceiling of my writing abilities. After taking the  course the whole way I looked at writing transformed. My writing process was streamlined. But not just that, my writing actually got significantly better.

Julie Farr

New Media Writer

I had been out of the industry for a few years and wanted to strengthen my writing skills. The real world practical exercises really helped me re-integrate into the news writing world. After having one of my articles published in ClickJournal's Magazine I got my first job!

John Doe

Affiliate Press Writer

Kenal lebih dekat dengan expert kami

Anda akan belajar tentang

I was frustrated with my lack of professional progression.I seemed like no mater what I did I wasn't advancing in my skills. I thought I had hit the ceiling of my writing abilities. After taking the  course the whole way I looked at writing transformed. My writing process was streamlined. But not just that, my writing actually got significantly better.

Julie Farr

New Media Writer

I had been out of the industry for a few years and wanted to strengthen my writing skills. The real world practical exercises really helped me re-integrate into the news writing world. After having one of my articles published in ClickJournal's Magazine I got my first job!

John Doe

Affiliate Press Writer

I was frustrated with my lack of professional progression.I seemed like no mater what I did I wasn't advancing in my skills. I thought I had hit the ceiling of my writing abilities. After taking the  course the whole way I looked at writing transformed. My writing process was streamlined. But not just that, my writing actually got significantly better.

Julie Farr

New Media Writer

I had been out of the industry for a few years and wanted to strengthen my writing skills. The real world practical exercises really helped me re-integrate into the news writing world. After having one of my articles published in ClickJournal's Magazine I got my first job!

John Doe

Affiliate Press Writer

Anda mendapatkan:

  • List Element
  • List Element
  • List Element

Pesan sekarang karena bonus sewaktu-waktu berubah

Harga NORMAL buku ini setelah masa promo selesai sebesar:

Rp 645.000,-

Namun, khusus untuk Anda hanya:

Rp 235.000,-

( +Bonus template question senilai Rp 449.000 )

Hubungi [email protected] untuk mendapatkan penawaran harga khusus untuk tim Anda dengan pembelian jumlah khusus